17 Herbal Obat Kencing Manis Tradisional yang perlu Anda fahami

17 Herbal Obat Kencing Manis Tradisional yang perlu Anda Fahami

Obat_Herbal_kencing-manis-bitter-melon
17 jenis herbal obati kencing manis alami dan ampuh

Berbagai Tanaman Ajaib Penumpas Diabetes sebagai obat kencing manis tradisional di negara  Indoneisa ini memang tidak perlu diragukan lagi. 17 jerbal dibawah ini akau mengungkapkan secara detail manfaat dan khasiat bagi pengobatan kencing manis secara tradisional. Bahkan sudah banyak produk yang mengemas herbal – herbal tradisional ini menjadi salah satu produk yang mengklaim ampuh mengobati kencing manis secara tradisional dengan khasiat menurunkan kadar glolukosa darah . Namun Anda perlu selidiki betul apakah produk yang dijual itu dikemas dangan cara hygienis atau tidak . Untuk itu mari kita simak 17 Herbal Obat kencing Manis Tradisional yang perlu Anda ketahui dan solusi Amannya .

Banyak jenis tanaman yang dapat dijadikan “obta” guna menaklukan penyakit diabetes. Kandungan yang memberikan efek sevagai obat adalah senyawa aktif yang ada di dalamnya.

Selain pengobatan secara medis, penyakit kencing manis/ diabetes juga dapat diobati dengan memanfaatkan tanaman herbal. Meskipun efek penyembuhannya relative lama, saat ini sudah banyak penderita diabetes yang mengandalkan penyembuhannya dengan ramuan herbal sebagai pengobatan alternative setelah terapi medis.

17 Jenis tanaman yang dapata digunakan sebagai obat penyakit kencing manis/diabetes.

1. Brotowali
Tanaman ini memiliki nama latin Tinospora crispa (L.) Miers. Brotowali sering tumbuh di hutan atau lading. Sekarang, tanaman ini banyak ditanam di depan halaman rumah sebagai “toga” (tanaman obat keluarga). Brotowali merupakan tanaman merambat dan tumbuh dengan baik di hutan terbuka atau tanaman ini banyak ditemukan di wilayah Sumatera (Lampung) dan Serang (Banten).

Brotowali memiliki batang dengan rasa yang pahit, tidak keras, dan berair. Batangnya bulat berkayu dengan tinggi mencapai 2,5 m. Batnag bercabang dan berukuran sebesar kelingking. Pada permukaan batangnya terdapat bintil-bintil. Daun brotowali merupakan daun tunggal, bertangkai, berbentuk seperti hati atau agak bulat telur dengan ujung yang lancip. Daunnya memiliki ukuran panjang sekitar 7-12 cm dan lebar 5-10 cm. Bunga dari tanaman ini berukuran kecil, berwarna hijau muda, berbentuk tandan semu, dan merupakan bunga tidak sempurna. Buah berwarna merah muda berada dalam tandan. Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah batang dan daunnya.

icp-capsule-komposisi-botowali-ampuh-tutunkan-gula-darah
icp capsule dengan slah satu kandungan brotowali ampuh atasi kelebihan gula darah dan mengurangi endapat gula darah penyebab darah tinggi

ICP capsule adalah salah satu solusi alami untuk membantu menurunkan gula darah secara alami dengan salah satu kandungan didalamnya antara lain brotowali, rosewood, danshen, dan notoginseng. Herbal icp capsule ini terbukti ampuh atasi komplikasi akibat kencing manis yang tidak terkontrol yaitu pada komplikasi jantung koroner, stroke, darah tinggi.

Kandungan Senyawa Aktif dalam Brotowali
Kandungan kimia yang terdapat pada tanaman brotowali sangat bermanfaat bagi kesehatan. Rasa pahit pada brotowali berasal dari kandungan pikroretin, baik pada daun maupun batang. Brotowali juga mengandung alkaloid, dammar lunak, pati, glikosida pikroretosid, harsa, berberin, dan palmatin. Selain itu, akar brotowali mengandung berberin dan kolumbin.

Khasiat dan Manfaat Brotowali
Senyawa aktif yang terkandung dalam brotowali bermanfaat bagi kesehatan. Mulai dari penyakit luar sampai penyakit dalam. Secara tradisional, tanaman brotowali biasa dimanfaatkna sebagai obat penyembuh gatal-gatal dan penambah nafsu smakan. Kandungan alkoid berberin berkhasiat untuk membunuh bakteri pada luka. Zat pahit pikrotein dapat merangsang kerja urat saraf sehingga alat pernapasan bekerja dengan baik dan meningkatkan pertukaran zat, sehingga dapat menurunkan panas. Berdasarkan hasil penelitian farmakologi, ekstrak brotowali mampu menaikkan kadar insulin plasma, sehingga dapat mengendalikan kadar gula darah.

2. Bawang Putih

Bawang putih tidak hanya terkenal sebagai bumbu dapur, bawang putih sudah terkenal di dunia kesehatan. Dalam keseharian masyarakat Indonesia, bawang putih sering kali digunakan sebagai penyedap masakan. Di sisi lain, bawang putih juga banyak digunakan sebagai sarana pengobatan alternative. Tidak sedikit orang yang sudah membuktikan khasiat bawang putih untuk kesehatan.
Bawang putih (Allium Sativun Linn) merupakan tanaman terna berbentuk rumput. Tumbuh secara berumpun dan berdiri tegak mencapai 30-75 cm. cocok ditanam di dataran tinggi dengan ketinggian lebih dari 600 m dpl dan curah hujan antara 100-200 mm/bulan.

Bawang putih merupakan tanaman umbi yang setiap umbinya terdiri dari suing-siung kecil. Suing ini terbentuk dari tunas-tunas yang dinatar daun-daun muda dekat pusat tajuk. Jumlah suing yang membentuk umbi ini dapat mencapai 13 buah khas dan rasanya cukup pedas getir apabila dimakan mentah.

Kandungan Senyawa Aktif pada Bawang Putih
Bawang putih mengandung minyak atsiri yang bersifat antibakteri dan antiseptic. Pada 100 gram bawang putih terdapat 4,5 gram protein, 0,20 gram lemak, 23,10 gram hidrat arang, 0,22 mg vitamin B1, 15 mg vitamin C, 95 kal lori, 134 mg fosfor, 42 mg kalsium, 1 mg besi, dan 71 gram air. Berdasarkan hasil penelitian, umbi bawang putih juga mengandung zat aktif allin, allicin, germanium, sugar regulating factor, antihemollytic factor, gurwithrays, saltivine, sinistrine, selenium, scordinin, vinyldithiin, dan nicotinicacid.

Khasiat san Manfaat Bawang Putih
Bawang putih diketahui dapat membantu dan merangsang tubuh untuk memproduksi insulin lebih banyak, sehingga dapat mengubah gula darah menjadi energy dan meringankan umbi bawang putih yang sangat berguna bagi kesehatan tubuh. Berikut khasiat dan manfaat bawang putih berdasarkan zat yang terkandung di dalamnya.

Khasiat Bawang Putih
Merangsang produksi insulin
Meringankan gejala diabetes
Menangkal radikal bebas
Antibiotic alami
Antilesu
Menurunkan bobot badan
Meningkatkan energy
Mencegah penyumbatan pembuluh darah
Merangsang pertumbuhan sel
Allicin merupkaan senyawa yang menimbulkan bau khas yang menyengat pada bawang putih, karena mengandung sulfur dengan struktur tidak jenuh. Allicin dapat meningkatkan produksi antioksidan tubuh yang berupa glutation peroksidase dan katalase. Keduanya merupakan enzim alami dalam tubuh yang berperan untuk menangkal serangan radikal bebas yang dapat mengganggu metabolism tubuh. Dengan adanya peran allicin, risiko diabetes dapat dikurangi.
Allin merupakan suatu asam amino yang menjadi komponen bioktif utama pada bawang putih dan dijadikan sebagai antibiotic alami. Zat ini merupakan padatan yang tidak berwarna dan tidak berbau.
Sugar regulating factor merupakan factor pengatur pembakaran gula secara normal dan efisien di dalam tubuh. Bermanfaat bagi pengobatan alternative terhadap diabetes dan rektif atau fungsional hipoglikemia.
Antihemollytic factor merupakan factor antilesu darah atau anti kekurangan sel-sel darah merah.
Scordinin merupakan suatu zat aktif yang mempercepat pertumbuhan tubuh, menurunkan bobot badan, meningkatkan energy, dan sebagai antioksidan. Zat ini uga meningkatkan daya tahan tubuh. Kemampuan ini disesbabkan oleh kemampuan scordinin untuk bergabung dengan protein dan menguraikannya, sehingga menjadi lebih mudah di cerna oleh tubuh. Semua khasiat dari zat ini dapat dimanfaatkan oleh diabetes untuk mengatasi penyakitnya.

Vinyldithiin suatu komponen bioktif pada bawang putih dengan berart molekul rendah, sehingga zat ini kurang stabil dan mudah menguap. Perannya bagi kesehatan tubuh adalah sebagai agen anti agregasi platelet darah, yaitu mencegah penyumbatan pembuluh darah.
Gurwithrays berfungsi untuk merangsang pertumbuhan sel tubuh dan memiliki daya peremajaan bagi semua fungsi tubuh.
Saltivine berfungsi untuk mempercepat pertumbuhan sel dan jaringan serta merangsang susunan sel.

Germanium merupakan mineral anti kanker yang ampuh dan dapat menghambat atau memusnahkan sel-sel kanker.
Selenium suatu mikro mineral yang berfungsi sebagai antioksidan bagi zat-zat racun yang merusak sel. Zat beracun tersebut yang mengakibatkan pengapuran pembuluh darah serta menyebabkan sel-sel tubuh normal menjadi lemah dan berubah menjadi sel-sel kanker. Selenium mencegah terbentuknya gumpalan darah yang dapat menyumbat pembuluh darah yang dapat menyumbat pembuluh darah jantung dan otak.

3. Ciplukan
Ciplukan atau Physialis angulata L. tergolong tanaman herba tahunan dengan tinggi sekitar 0,1-1 m. tanaman ini berasal dari Amerika dan sudah tersebar luas di Indonesia. Di wilayah pulau Jawa, ciplukan tumbuh liar di kebun, tegalan, semak, dan tepi hutan. Ciplukan tumbuh baik di daerah dengan ketinggian hingga 1.550 m dpl. Ciplukan berdaun tunggal dan bertangkai. Bagian bawah tersebar, sedangkan bagian atas berpasangan. Helaian daun berbentuk bulat telur atau bulat memanjang dengan ujung runcing, ujung daun tidak sama (runcing, tumpul, membulat), tepi daun rata atau bergelombang, serta berukuran panjang 5-15 cm dan lebar 2,5 – 10,5 cm.

Batang pokok tanaman ciplukan tidak jelas, percabangan menggrapu, bersegi tajam, berongga, bagian yang hijau berambut pendek atau gundul. Bunganya merupakan bunga tunggal yang terletak di ujung atau ketiak daun dan memiliki simetri banyak. Tangkai bunga tegak dengan ujung yang mengangguk, langsing dan tinggi sekitar 8-23 mm, kemudian tumbuh sampai 3 cm. mahkota berbentuk lonceng lebar dengan tinggi 6-10 mm. berwarna kuning terang dengan noda-noda cokelat atau kuning cokelat. Buah ciplukan berbentuk telur, panjangnya 14 mm, berwarna hujai sampai kuning jika matang, berurat lembayung, dan memiliki kelopak buah. Bagian tanaman ciplukan yang digunakan sebagai obat herbal adalah daun, buah, dan akar.

Kandungan Senyawa Aktif pada Ciplukan
Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak air dari ciplukan mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, polifenol, steroid, triterpenoid, monoterpenoid, dan seskuiterpenoid. Selain itu, tanaman ini juga mengandung asam klorogonik, asam sitrun, filsalin. Pada buah ciplukan terkandung asam malat, alkaloid, tannin, kriptoxanthin, vitamin C, dan gula. Sementara itu, bijinya mengandung asam elaidik.
Khasiat Ciplukan
Merangsang fungsi kelenjar tubuh
Menetralkan racun
Meningkatkan energy
Meningkatkan energy
Meluruhkan air seni
Meredakan batuk
Bersifat analgetik

Khasiat dan Manfaat Ciplukan

Kandungan asam klorogonik pada ciplukan dapat membantu mencegah resistensi insulin, yang merupakan penyebab dari penyakit doiabetes. Asam malat sangat bermanfaat bagi orang-orang yang tingkat energinya rendah. Zat ini berperan dalam pembentukan adenosine trifosfat (ATP). Asam malat dapat disentesis dalam tubuh melalui siklus asam sitrat untuk meningkatkan metabolism energy. Tanpa asam malat, metabolism pembentukan energy tidak dapat berjalan dengan baik, sehingga produksi energy tubuh akan berkurang.

4. Daun Dewa
Tanaman dengan nama latin Gynura segetum ini merupakan tanaman terna tahunan yang umumnya ditanam di pekarangan sebagai tanaman obat. Daun dewa dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah sampai ketinggian 1.200 m dpl. Di dataran tinggi tanaman ini akan mengeluarkan bunga berwarna oranye, tetapi di dataran rendah jarang berbunga. Tanaman daun dewa tumbuh dengan baik di daerah yang beriklim sedang sampai basah, dengan curah hujan antara 1.500 – 3.500 mm/tahun. Daun dewa sebaiknya ditanam di lahan yanga gembur dan subur, banyak mengandung bahan organic (humus), dan memiliki kondisi Ph 6-7. Tanaman daun dewa juga menghendaki daerah yang tidak terlalu terbuka atau minimal terdapat naungan sekitar 25%.

Tinggi tanaman dewa dapat mencapai 50 cm. batang muda berwarna hijau dengan alur memanjang. Setelah tua akan tumbuh cabang yang banyak. Daunnya berupa daun tunggal, berdaging, serta berbulu halus dan lebat yang bersabar mengelilingi batang. Daun tanaman ini memiliki bentuk yang variatif dari lonjong sampai lanset memanjang. Permukaan atas daun berwarna hijau dan ungu. Bagian tepi daun bertoreh, bagian pangkal tumpul, dan bagian ujung lancip.

Bunga pada tanaman daun dewa merupakan bunga majemuk, berbentuk bonggol dan berbulu, panjang tangkai bunga antara 1-1,5 cm dan benang sari berbentuk jarum berwarna kuning. Buahnya berukuran kecil dan berwarhna cokelat. Bijinya berbentuk jarum berwarna colkelat dengan panjang 0,5 cm. akar tanaman daun dewa membentuk umbi dengan panjang sekitar 5-8 cm, kulit umbi berwarna keabu-abuan, sedangkan dagingnya tampak bening sampai keruh. Bagian tanaman yang dipakai sebagai obat herbal adalah seluruh bagian tanaman daun dewa.
Kandungan Senyawa Aktif pada Daun Dewa
Pada tanaman daun dewa terdapat berbagai macam senyawa aktif yang memiliki khasiat obat begi tubuh manusia. Senyawa aktif tersebut di antaranya alkaloid, saponin, asam fenolat, asam klorogenat, asam kafeat, asam vanilat, asam p-kumarat, asam p-hidroksibenzoat, minyak atsiri, polifenol tannin, dan flavonoid.

Khasiat Daun Dewa :
Antidiabetes
Antikarsinogen
Aantikoagulan
Antimutagenitas
Anti-pembengkakan
Melancrakan aliran darah
Memperlancar haid
Bersifat diuretic, analgetik, dan antiseptic
Menghentikan perdarahan
Mendinginkan dan membersihkan darah

Khasiat dan Manfaat Daun Dewa

Hasil penelitiana menunjukkan bahwa ekstrak kasar daun dewa memiliki kandungan alkaloid yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Penelitian lainnya yang dilakukan oleh ketiga mahasiswa fakultas farmasi, universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta telah membuktikan secara ilmiah bahwa tanaman daun dewa dapat digunakan sebagai antidiabetes. Daun dewa bersifat antikogulan, antikarsinogen, antimutagenitas anti-inflamasi, serta bersifat diuretic (peluruh kencing) dan analgetik. Kandungan minyak atsiri pada tanaman ini diduga dapat merangsang srikulasi darah. Minyak atsiri dan flavonoid juga bersifat antiseptic.

5. Daun Salam
Tanaman salam memiliki nama latin Eugenia polyantha. Tanaman ini tumbuh liar di hutan dan pegunungan. Namun, saat ini banyak juga ditanam di pekaramngan. Tanaman ini dapat tumbuh baik di daerah dataran rendah samoai ketinggian 1.800 m dpi dengan suhu 22-30oC.
Tanaman salam bertajuk rimbun dengan tinggi batang mencapai 25 meter dan lebar tajuk 1,3 meter. Tanamn ini berakar tunggang, batang bulat, dan permukaan licin. Daun tanaman salam merupakan daun tunggal dan letaknya beehadapan. Helaian daun berbentuk lonjong sampai elips atau bulat telur dengan ujung meruncing. Tepi daun rata, panjang daun berkisar 5-15 cm dan lebarnya 3-8 cm, serta bentuk pertulangan daun menyirip. Permukaan atas daun licin berwarna hujau tua, sedangkan permukaan bawah berwarna hujai muda. Pada daun muda, ketika diremas akan mengeluarkan aroma harum, karena mengandung minyak atsiri. Bagian tanaman salam yang dimanfaatkna sebagai obat herbal adalah daun, kulit batang, akar, dan buah.

Khasiat Daun Salam
Mengatasi/ obati kencing manis
Memebantu memperlancar menstruasi
Mengatasi peradangan (anti-inflamasi)
Mengobati gigitan ular dan serangan serangga
Membantu pencernaan makanan
Meredakan luka memar
Mengobati masalah kencing
Mengobati rematik
Menurunkan bobot badan atau diet

Kandungan Senyawa Aktif Kimia pada Daun Salam

Beberapa kandungan senyawa aktif yang terkandung dalam tanaman salam adalah minyak atsiri, tannin, dan flavonoid. Bagian daun dan kulit batang mengandung saponin dan flavonoid. Selain itu, daun salam juga mengandung alkaloid dan polifenol, sedangkan kulit batangnya mengandung tannin. Pada daun salam sendiri terdapat beberapa senyawa aktif yang sangat penting bagi kesehatan tubuh, seperti vitamin A, vitamin C, zat besi, mangan, kalsium, kalium, magnesium, fitonutrein, asam caffeic, rutin, salsilat, dan parthenolide.

Khasiat dan Manfaat daun Salam
Daun salam memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh manusia. ,mengonsumsi daun salam secara rutin dapat menjaga kesehatan dan ketahanan tubuh. Kandungan parthenolide sebagai agen anti-inflamasi pada daun salam dapat mengatasi berbagai macam peradangan. Beberapa senyawa aktif berharga yang ada pada daun salam, seperti fitonutrein, asam caffeic, rutin, dan salisilat sangat berguna bagi kesehatan jantung. Daun slam memiliki kemampuan anti-inflamasi, antioksidan, antibakteri, dan antijamur. Sifat antioksidan ini dapat membantu mengatasi penyakit diabetes karena memungkinkan tubuh untuk memproses insulin secara efisien.

6. Daun Sembung

Tanaman yang berasal dari Nepal ini memiliki nama latin Blumea balsamifera (L) DC. Hidup di tempat terbuka sampai agak terlindung di tepi sungai dan lahan pertanian. Dapat tumbuh pada ketinggian sampai 2.200 m dpl dengan kondisi tanah berpasir atau tanah yang agak basah.
Sembung merupakan tanaman perdu yang tumbuh tegak dnegan tinggi mencapai 4 meter, berambut halus. Memiliki daun tunggal, bagian bawah bertangkai dan bagian atas merupakan daun duduk, tumbuh berseling, bentuk daun bundar telur sampai lonjong, bagian pangkal dan ujung daun lancip, pertulangan daun menyirip, tepian daun bergerigi, panjang daun 4-40 cm dan lebar 2-20 cm, terdapat 2-3 daun tambahan pada tangkai daunnya. Permukaan atas daun berambut agak kasar, sedangkan bagian bawah berambut halus. Tanaman ini memiliki bunga bergerombol pada ujung batang dana berwarna kuning. Buahnya sedikit melengkung dengan panjang 1 mm. sembung berbunga majemuk berbentuk malai, keluar di ujung tangkai, warnanya kuning. Bagian-bagian dari tanaman ini akan berbau kapur barus apabila diremas. Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat herbal adalah daun dan akar.

Kandungan Senyawa Aktif pada Daun Sembung
Sembung bersifat pedas, sedikit pahit, dan hangat. Tanaman ini memiliki senyawa aktif, yaitu 0,5% minyak atsiri yang berupa sineol, borneol, landerol, dan kamper. Selain itu terdapat juga senyawa aktif seperti tannin, saponin, dammar, ksantoksilin, dan flavonoid.

Khasiat dan Manfaat Daun Sembung
Daun sembung berkhasiat untuk memperlancar pengeluaran gas, memperlancar peredaran darah, sebagai antiperadangan, peluruh dahak (ekspektoran), astrigen, tonikum, mematikan pertumbuhan kuman, dan bersifat analgesic. Saat ini, daun sembung banyak digunakan sebagai tanaman obat yang dapat mengatasi berbagai macam penyakit, seperti diabetes (kencing manis), rematik, persendian sakit setelah melahirkan, nyeri haid, influenza, demem, sesak napas, bronchitis, perut kembung, diare, sariawan, dan nyeri dada akibat penyempitan pembuluh darah koroner.

Khaisat Akar dan Daun Sembung
Anti inflamasi
Memperlancar peredaran darah
Bersifat ekspektoran, astrigen, analgesic, dan tonikum
Mengatasi diabetes
Membunuh kuman

7. Daun Sendok
Daun sendok (Plantago mayor L) berasal dari daratan Asia dan Eropa. Dapat ditemukan di dataran rendah sampai ketinggian 3.300 m dpl. Tanaman daun sendok merupkaan gulma di perkebunan karet atau tumbuh liar di hutan, lading dan halaman berumput yang agak lembap, terkadang ditanam sebagai tanaman obat di dalam pot.

Daun sendok merupakan tanaman terna menahun, tumbuh tegak dengan tinggi 15-20 cm. tipe daun tunggal, berwarna hijau, bertangkai panjang, dan tersusun dalam roset akar. Bentuk daun bulat telur sampai lanset melebar, tepinya rata atau bergigi kasar tidak teratur. Permukaan daun licin atau sedikit berambut, pertulangannya melengkung, panjang daun 5-10 cm dan lebar 4-9 cm. bunga pada tanaman ini merupakan bunga majemuk, berwarna putih, berukuran kecil, tersusun dalam bulir yang panjangnya sekitar 30 cm. buahnya lonjong atau bulat telur, beriasi 2-4 biji, berwarna hitam dan keriput. Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah herba, biji dan akar.

Kandungan Senyawa Aktif pada Daun Sendok
Pada tanaman herba ini terkandung beberapa senyawa aktif, di antaranya plantingin, aukubin, asam ursolik, plantagluside (methyl D-galakturonat, D-galaktosa, L-arabinora, dan L-rhammosa), tannin, kalium, vitamin B1, vitamin C, dan vitamin A. bagian biji pada daun sendok mengundang asam planterolik, plantasan (dengan komposisi xylose, arabinose, asam galakturonat, dan rhamnose), protein, musilago, aukubin, asam suksinat, adenine, cholin, katalpol, syringing, asam lemak (palmitat, stearat, arakidat, oleat, linoleat, dan lenoleat), serta flavanone glycoside. Bagian akar mengandung naphazolin.

Khasiat Daun Sendok
Mengatasi gangguan pada saluran kencing dan radang prostat
Mengobati diabetes, hepatitis akut, dan cacingan
Mengobati mata merah dan gangguan penglihatan
Melancarkan saluran pernapasan
Antiseptic
Mengobati influenza dan demam
Mengobati gigitan serangga
Mengobati mimisan dan batuk darah
Mengatsai gangguan pencernaan
Mengobati batu empedu dan batu ginjal

Khasiat dan Manfaat Daun Sendok
Daun sendok mengandung aukubin yang dapat melindungi hati terhadap pengaruh zat beracun yang dapat merusak sel-sel hati dan berkhasiat sebagai antiseptic. Tanaman herba ini berguna untuk mengatasi gangguan pada saluran kencing (seperti infeksi, kencing berlemak, dan radang prostat, influenza, demam, radang saluran pernapasan, diare, disentri, nyeri lambung, radang mata merah, menerangkan penglihatan yang kabur, diabetes (kencing manis), hepatitis akut, cacingan, gigitan serangga, mimisan, dan batuk darah.
Bagian akar berkhasiat untuk mengatasi keputihan dan nyeri otot. Bagian biji dapat digunakan untuk mengatasi gangguan pencernaan pada anak, susah kencing, cacingan, diare, penglihatan kabur, mata merah, batuk disertai banyak dahak, beri-beri, darah tinggi, sakit kuning, dan rematik.

8. Kumis Kucing
Tanaman yang memiliki nama latin Orthosiphon aristatus (B1) Miq. Ini berasal dari wilayah Afrika dan Australia. Tanaman kumis ketinggian tempat yang optimum untuk kumis kucing antara 500-1.200 m dpl dan curah hujan lebih dari 3.000 mm/tahun. Tanaman kumis kucing menghendaki sinar matahari penuh (tanpa naungan) karena adanya naungan akan menurtunkan kadar ekstrak daun. Untuk tujuan produksi, sebaiknya kumis kucing di tanam di tanah yang subur, gembur, banyak mengandung humus, tata air dan udara yang baik, serta Ph TANAH 5-7,7.
Tanaman kumis kucing merupakan tanaman tema yang tumbuh tegak. Dibagian buku-bukunya berakar, tetapi tidak tampak nyata. Tinggi tanaman bisa mencapai 1-2 m. batangnya segiempat agak beralur, berbulu pendek atu gundul. Tipe daun tunggal dengan bentuk lonjong, lanset, atau belah ketupat. Daun kumis kucing memiliki bulu yang halus dan bagian pinggirnya bergerigi kasar tidak beraturan. Di kedua permukaan daun terdapat bintik-bintik yang mengandung kelenjer minyak atsiri. Panjang daun sekitar 1-10 cm dan lebarnya 0,75-1,5 cm. bunganya berupa tandan yang keluar di ujung cabang. Bunganya berwarna ungu pucat atau puih. Bagian yang digunakan sebagai obat herbal adalah seluruh bagian tanaman, baik dalam keadaan basah (segar) atau kering.

Kandungan Senyawa Aktif pada Kumis Kucing
Beberapa senyawa aktif yang terkandung di dalam tanaman kumis di antaranya orthosiphon glikosida, zat samak, minyak atsiri, minyak lemak, saponin, sapofonin, garam kalium, dan myoinositol. Selain itu, kumis kucing juga menghasilkan senyawa-senyawa terpenoid jenis isopimaran, flavonoid, benzokromen, dan turunan asam organic. Di dalam klorofil daun kumis kucing terdapat sedikit zat besi.

Khasiat dan Manfaat Kumis Kucing
Kumis kucing memiliki rasa manis, sedikit pahit, dan sejuk. Khasiatnya sangat banyak bagi kesehatan manusia, di antaranya menstabilkan gula darah, mengatasi infeksi ginjal dan infeksi kandung kemih, peluruh air seni (diuretic), sakit kencing batu, encok, menghilangkan panas dan lembap, serta sebagai anti-radang. Penggunaan tanaman herbal ini biasanya dengan merebus seluruh bagian tanaman, kemudian disaring dan diminum air rebusannya.
Khasiat Kumis Kucing
Menstabilkan gula darah
Bersifat diuretic
Mengatasi encok
Anti-inflamasi
Menghilangkan panas dan lembap
Mengatasi infeksi ginjal dan infeksi kandung kemih

9. Mahoni
Mahoni atau Swietenia mahogany Jacq. Merupakan pohon penghasil kayu keras dan banyak digunakan untuk keperluan alat rumah tangga. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di tanah yang subur dan bersolum dalam serta memiliki aesari yang baik dengan pH antara 6,5-7,5. Mahoni cocok di tanam di daerah dengan ketinggian 0-1.000 m dpl.
Mahoni merupakan tanaman tahunan yang akan mulai berbunga saat umur 7 tahun. Tinggi tanaman sekitar 5-25 m dengan perakaran tunggang. Bunga pada tanaman mahoni merupakan bunga majemuk yang keluar dari ketiak daun, tangkai bunga berbentuk silindris, dan berwarna cokelat muda. Kelopak bunga berbentuk seperti sendok , berwarna hijau, dan terlepas satu sama lain. Mahkota bunga berbentuk silindris dan berwarna kuning kecoklatan. Buah tanaman mahoni berwarna cokelat, dengan bentuk kotak, bulat telur, dan berlekuk lima. Di dalam buah terdapat biji dengan bentuk pipih, berwarna hitam atau cokelat. Bagian yang digunakan sebagai obat herbal adalah bijinya.

Kandungan Senyawa Aktif pada Mahoni
Pada biji terkandung dua macam sebyawa aktif yang penting bagi kesehatan manusia, yaitu flavonid dan saponin.

Khasiat Mahoni
Melancarkan peredaran darah
Menurunkan tekanan darah
Meningkatkan imun tubuh
Menurunkan kadar gula darah
Mengurangi lemak dalam dalam tubuh
Menguatkan fungsi hati
Antipiretik
Antijamur
Antikougulan
Astringen
Antioksidan

Khasiat dan Manfaat Mahoni
Tanaman mahoni bersifat pahit dan dingin. Berkhasiat sebagai antipiretik (penurun panas), antijamur, dan menurunkan tekanan darah tinggi. Kedua senyawa utama pada biji mahoni memiliki peranan masing-masing dalam tubuh manusia. Senyawa flavonoid berguna untuk melancarkan peredaran darah, mengurangi kadar kolesterol, mengurangi penimbunan lemak di dinding saluran darah, membantu mengurangi rasa sakit, sebagai antioksidan, berfungsi menyingkirkan radikal bebas, dan mengobati luka memar. Senyawa saponin berfungsi untuk mengurangi lemak dalam tubuh, meningkatkan system kekebalan, mencegah pembekuan darah, mengurangi kadar gula dalam darah, menguatkan fungsi hati, dan memperlambat proses pembekuan darah.

Kandungan dari biji mahoni ini berperan penting dalam mengatasi penyakit diabetes (kencing manis), karena memiliki kemampuan sevagai astringen. Kemampuan ini dapat mempresiptisikan protein selaput lender usus dan membentuk suatu lapisan yang melindungi usus, sehingga menghambat asupan glukosa dan laju peningkatan glukosa darah tidak terlalu timnggi. Selain it, hasil dari sebuah penelitian terhadap tikus putih menunjukkan bahwa ekstrak biji mahoni mempunyai efek yang nyata untuk menurunkan kadar gula darah.

10. Mimba
Mimba (Azadirachta indica) merupakan tanaman yang sangat adaptif. Tanaman ini dapat tumbuh dari kondisi tanah yang berpasir hingga tanah dengan kandungan liat yang tinggi. Tanaman mimba dapat tumbuh dengan baik di daerah tandus, kuranga subur, dan sedikit asam. Namun, tetap saja tanah yang paling baik untuk budi daya mimba adalah tanah yang gembur dan banyak mengandung humus dengan kesamaan (pH) antara 5,5-7,0. Sebenarnya, tanaman mimba dapat tumbuh di daerah dengan ketinggian mencapai 1.500 m dpl. Namun, hasil yang baik didapat pada ketinggian sekitar 0-1.200 mm dpl. Suhu ideal untuk pertumbuhan mimba berkisar anatar 25-28o C dan curah hujan 400-1.200 mm per tahun. Tanaman mimba tidak menghendaki naungan dalam pertumbuhannya, sehingga cahaya matahari mutlak dibutuhkan secara penuh (100%).

Tinggi tanaman mimba berkisar anatra 8-15 m. batangnay simpodial (berumpun), kulit batang mengandung gum yang rasanya pahit. Daun tanamn mimba tersusun secara gasal dan berpasangan dengan panjang daun 3-10 cm dan lebar 0,5-3,5 cm. pangkal daun runcing dan tidak simetri, ujung daun meruncing, tepi daun bergerigi kasar, dan berwarna hijau muda. Daun akan terasa pahit jika diremas. Bunga tanaman mimba berbentuk malai. Letak bunga berada di ketiak daun paling ujung dan berambut halus dibagian pangkal. Mahkota bunga berwarna putih kekuningan. Buah mimba berbentuk bulat dengan warna hijau kekuningan. Hamper seluruh bagian dari tanamn mimba dapat digunakan sebagai obat herbal, yaitu daun, biji, kulit, batang, buah, dan kayunya.

Khasiat Daun Mimba
Sevagai antiseptik untuk perawatan gigi
Sebagai detoksifikasi
Membersihkan darah
Memperkuat kekebalan tubuh
Mengatasi diabetes
Mengatasi penyakit kulit
Untuk perawatan rambut
Mengobati tukak lambung
Sebagai anti-inflamasi dan anti-artritis
Sebagai kontrasepsi potensial
Mengendalikan kanker
Mengatasi setres

Kandungan Senyawa Aktif pada Mimba
Setiap bagian dari tanaman mimba memiliki zat aktif tertentu yang memilki khasiat obat pada tubuh manusia. Pada bagian biji terdapat azadirachtin, azadiron, azadiradion, epoksiazadiradion, gedunin, 17-epiazadiradion, 17-hidroksi azadiradion, dan alkaloid. Sementara itu, dalam ektrak ranting egar (yang larut dalam diklorometana) terdapat disasetil nimbinolid, disasetil nimbin, dan disasetil isonimbinolid.
Pada kulit batang dan kulit akar terkandung nimbin, nimbinin, nimbidin, nimbosterol, nimbosterin, sugiol, nimbiol, dan margosin. Pada bagian kayu dapat ditemukan nimaton, dan 15% zat samak terkondensasi, sedangkan pada buah terdapat alkaloid. Daun tanaman mimba mengandung paraisin, alkaloid, komponen minyak atsiri, dan senyawa sulfide.

Khasiat dan Manfaat Mimba
Bagian ranting mimba dapat digunakan untuk perawatan gigi. Zat antiseptic yang terdapat di dalam ranting dapat digunakan untuk penyakit periodontal, infeksi, gusi berdarah, sakit gusi, menjaga kesehatan gigi, dan mencegah kerusakan gigi. Mimba juga dapat berguna untuk detoksifikais yang berperan dalam memusnahkan racun dari darah. Mimba juga berperan sebagai pembersih darah dan memperkuat system kekebalan tubuh. Selain itu, mimba dapat mengurangi kebutuhan insulin hingga 50% tanpa mengubah tingkat glukosa darah, sehingga tanaman ini dapat digunakan oleh penderita diabetes.

11.Mengkudu
Tanamn yang memiliki nama latin Morinda citrifolia (Linn) merupakan salah satu jenis tanamn kopi-kopian dan merupakan tanaman asli Indonesia. Biasanya tanaman mengkudu tumbuh secara liar di hutan-hutan atau dipelihara di kebun sebagai tanaman obat. Mengkudu dapat tumbuh di dataran rendah hingga ketinmggian 500 m dpl. Lebih dari ketinggian tersebut masih bisa tumbuh, tetapi pertumbuhannya lambat. Curah hujan yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanamn ini sekitar 2.000-4.000 mm/tahun dan merata sepanjang tahun. Lokasi penanaman mengkudu harus dekat dengan sumber air tanah dengana jarak sekitar 1-5 m. mengkudu akan tumbuh dengan baik di lahan yang subur dan memilki ketersediaan nutrisi yang ukup.
Tinggi tanaman mengkudu bisa mencapai 3-8 m, batangnya tidak terlalu besar, berwarna cokelat dengan dahan yang kaku dan kasar. Daunnya tersusun berhadapan dengan panjang daun 20-40 cm dan lebar 7-15 cm. bunganya kecil-kecil, berwarna hijau saat masih kuncup dan berwarna putih saat mulai mengambang, harum, dan bergerombol. Kelopak bunag akan tumbuh menjadi buah matang dengan diameter 3-4 inchi. Buah mengkudu berwarna hijau mengilap, berbentuk lonjong, dan terdapat benjolan-benjolan kecil dipermukaan buahnya. Akar tanaman mengkudu berwarna cokelat kehitaman dan lapisan dalamnya agak berwarna kuning. Akar mengkudu mengandung at warna merah yang dapat digunakan untuk membatik. Bagian tanaman mengkudu yang dapat dijadikan sebagai herbal adalah buahnya.

Khasiat Mengkudu
Mengobati radang amandel dan sariawan
Menstabilkan kadar gula tubuh
Sebagai antibakteri
Sebagai anti-inflamasi
Mengobati hipertensi
Bersifat diuretic
Mengobati batuk
Mengobati sembelit, limpa, dan liver

Kandungan Senyawa Aktif pada Mengkudu
Tanaman mengkudu memilki khasiat di setiap bagiannya. Di seluruh bagian tanaman bagian tanaman terkandung alizarin, flavonoid, antraquinon, aperulosida, asam hexanoat, morindadional, morindon, morindogenin, asam oktanoat, dan asam ursolat.

Khasiat dan Manfaat Mengkudu
Buah mengkudu yang telah matang mengandung beberapa zat aktif yang berkhasiat bagi kesehatan tubuh manusia. Mengkudu dapat digunakan sebagai obat batuk, radang amnadel, sariawan, sembelit, beri-beri, cacingan, cacar air, sakit pinggang, sakit perut, dan masuk angin.
Mengkudu juga berkhasiat mengatasi tekanan darah tinggi, radang ginjal, radang empedu, radang usus, gangguan limpa, gangguan liver, dan diabetes. Mengkudu juga bisa memperlancar pengeluaran urine dan siklus energy dalam tubuh. Berkhasiat sebagai antibakteri dan mampu menurunkan bobot badan. Kandungan flavonoid dalam mengkudu dapat membantu penderita diabetes untuk menjaga kestabilan gula darah dalam tubuh dengan cara mencegah produksi glukosa.

12. Pegagan
Pegagan (Centella asiatica) berasal dari wilayah Asia tropis. Pegangan memiliki daya adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan tumbuhnya. Tanaman tema liar ini mampu tumbuh dari daerah dataran rendah hingga dataran tinggi (1-2.500 m dpl). Namun, ketinggian tempat yang optimum sekitar 800-900 m dpl dengan curah hujan 1.500-2.500 mm/tahun. Pegangan menyukai tanah yang agak lembab dan cukup mendapatkan sinar matahari dengan intensitas cahaya 30-40%, seperti di padang rumput, pinggir selokan, dan sawah. Pegagan memiliki perakaran yang dipangkal, sehingga tidak tahan terhadap kekerngan. Biasanya tanaman ini digunakan sebagai tanaman penutup di perkebunan.

Helai daun tunggal, berbentuk ginjal, dan bertangkai dengana panjang berkisar 5-15 cm. tepi daun bergerigi tersusun dalam roset yang terdiri atas 2-10 helai daun. Bunganya berwarna putih atau merah muda, tunggal atau sejumlah 3-5 bunga muncul bersamaan dari ketiak daun. Buah pegagan berukuran kecil, berbentuk lonjong atau pipih dengan panjang 2-2,5 mm, beraroma wangi, dan berasa pahit. Bagian yang digunakan sebagai herbal adalah seluruh bagian tanaman pegagan.

Kandungan Senyawa Kimia pada Pegagan
Senyawa kimia yang terdapat dalam tanaman pegagan di antaranya asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, medacassoside, brahmoside, brahminoside, brahmic acid, meso-inositol, centellose, carotenoids, garam-garam mineral (garam kalium, matrium, magnesium, kalsium, besi, vallarine, dan zat samak).

Khasiat dan Manfaat Pegangan
Tanaman pegagan berkhasiat mengobati berbagai penyakit, diantaranya infeksi hepatitis, campak, demam, radang amandel, sakit tenggorakan, bronchitis, infeksi saluran kencing, muntah darah, mimisan, mata merah, wasir, sakit perut, cacingan, menambah nafsu makan, lepra, mengendalikan penyakit ayan, dan typus. Selain itu, pegaggan juga dapat digunkaan untuk revitalisasi tubuh dan otak yang lelah serta untuk  kesuburan wanita.

Khasiat Pegangan
Mengatasi diabetes
Merevitalisasi tubuh
Mengobati typus
Mengobati infeksi hepatitis
Merangsang nafsu makan
Meningkatkan kesuburan wanita
Mengobati infeksi saluran kencing
Mengobati hipertensi
Menghentikan sakit perut
Meredakan radang amandel dan sakit tenggorakan

13.Sambiloto

Sambiloto (Andrographis paniculata) merupkaan tanaman terna dapat tumbuh di berbagai habitat, seperti pinggiran sawah, kebun, atau hutan. Sambiloto dapat tumbuh di daerah dengan ketinggian 1-700 m dpl, curah hujan berkisar antara 2.000-3.000 mm/tahun, dan suhu udara 25-320C. selain itu, kelembapan dan penyinaran sedang, tekstur tanah berpasir dan berdrainase baik, serta pH 5,5-6,5.

Tanaman sambiloto tidak terlalu tinggi, hanya 50-90 cm. batangnya berkayu, berbentuk bulat dan segi empat, serta memiliki banyak cabang. Daunnya berupa daun tunggal, terletak saling berhadapan dengan panjang daun 2-8 cm dan lebar 1-3 cm. daunnya berbentuk pedang (lanset) dengan tepi rata, permukaannya halus, pangkal dan ujung daun seruncing, serta permukaan atas daun berwarna hijau tua dan bagian bawah hijau muda. Bunga sambiloto berwarna putih keuangan, berbentuk tabung dengan ukuran yang kecil, serta pangkal dan ujung bunga lencip. Buah kapsul berbentuk jorong dengan panjang sekitar 1,5 cm dan lebar 0,5 cm. pangkal dan ujung buah tajam. Ketika matang, buah sambiloto akan pecah secara membujur menjadi empat keeping. Bijinya gepeng, kecil-kecil, dan warnanya cokelat muda. Bagian yang didgunakan sebagai herbal adalah seluruh bagian tanamannya.

Khasiat Sambiloto

Mengobati diabetes dan kencing bernanah
Mengatasi hepatitis
Mengobati peradangan di dalam tubuh
Mengobati disentri basiler
Mengobati influenza
Mengatasi hipertensi
Mengatasi keracunan makanan
Mengobtai kanker dan tumor
Mengatsi infeksi saluran empedu

Kandungan Senyawa Aktif pada Sambiloto
Sambiloto rasanya pahit dan dingin. Dalam herba ini terkandung beberapa senyawa aktif yang berkhasiat untuk mengatasi berbagai penyakit. Daun dan percabangannya mengandung lakton yang terdiri dari deoksiandrografolid, andrografolid, neoandrografolid, 14-deoksi-11-12-didehidroandroandrografolid, dan homoandrografolid. Selain itu, terdapat juga senyawa flavonoid, alkane, keton, aldehid, mineral (kalium, kalsium, natrium), asam kersik, dan dammar. Di bagian akar terdapat flavonoid yang terdiri dari polimetoksiflavon, andrografin, panikulin, mono-0-metilwithin, dan apigenin-7-4-dimetileter.

Khasiat dan Manfaat Sambiloto
Tanaman sambiloto berkhasiat untuk mengatasi hepatitis, disentri basiler, diare, influenza, infeksi saluran empedu, tifoid, radang amndel, abses paru, radang paru-paru, radang saluran pernapasan, radang ginjal akut, radang telinga tengah, radang usus buntu, sakit gigi, demam, dan malaria. Selain itu, tamnaman ini juga dapat digunakan untuk mengobati kencing nanah, diabetes, sesak napas, hipertensi, kusta, leptospirosis, keracunan (jamur, singkong, tempe bongkrek, makanan laut), kanker, hamil anggur, dan tumor paru.

14.Sambung Nyawa
Sambung nyawa (Gynura procumbens) merupakan tanaman yang berasal dari Birma dan Cina. Saat ini sudah banyak dibudidayakan di Pulau Jawa. Tanaman sambung nyawa tumbuh dengan baik di dataran rendah sampai ketinggian 1.250 m dpl dengan iklim sedang-basah, dan curah hujan 1.500 -3.500 mm/tahun. Tanaman ini menyukai tempat yang agak teduh (mendapat 60% sinar matahari). Sambung nyawa berdaun tunggal yang terbesar mengelilingi batang, berwarna hijau, serta berbentuk bulat telur dengan ujung daun runcing dan pangkal daun membulat. Panjang daun mencapai 6 cm dan lebar 3,5 cm. kedua permukaan berambut halus dan pertulangannya menyirip. Tepi daun rata, bergelombang atau bergerigi, tangkai daun berukuran 0,5-1,5 cm. bagiana batang memanjat, rebah, atau merayap, bersegi, tidak berambut, berdaging, berwarna dan hijau keunguan.

Bunga pada tanaman sambung nyawa merupakan bunga mejemuk cawan yang terdiri dari 2-7 cawan tersusun dalam susunan malai. Mahkota bunga bertipe tabung dengan panjang 1-15 cm dan berwarna jingga kekuningan. Benang sari dengan kepala sari. Buah sambung nyawa berbentuk garis, panjang 4-5 mm, dan berwarna cokelat. Bagian tanaman yang digunakan sebagai herbal adalah daun, batang, dan umbinya. Bagian-bagian tanaman tersebut dapat digunakan untuk pengobatan luar maupun dalam.

Kandungan Senyawa Aktif pada Sambung Nyawa
Di bagian daun terdapat empat senyawa utama, yaitu flavonoid, tannin, saponin, dan steroid. Zat metabolit lainnya yang terdapat dalam ekstrak yang larut dalam etanol 95% di antaranya asam klorogenat, asam kafeat, asam vanilat, asam p-kumarat, asam p-hidroksi, dan benzoate. Dalam sambung nyawa terdeteksi juga adanya senyawa sterol, triterpen, senyawa fenolik, polifenol, dan minyak atsiri.

Khasiat Sambung Nyawa
Mengobati kolesterol dan tekanan darah tinggi
Mengatasi gigitan binatang berbisa
Mengobati radang dan sinusitis
Mengobati sakit maag
Mengobati ambeyen
Mengobati tumor
Mengobati liver
Mengobati diabetes
Menghentika perdarahan

Khasiat dan Manfaat Sambung Nyawa

Secara umum, tanaman sambung nyawa dapat digunkan untuk mengatasi berbagai penyakit, diantaranya maag, kolesterol tinggi, ambeyen, liver, tumor, diabetes, tekanan darah tinggi, terkena gigitan binatang berbisa, polip, amandel, disentri, cacingan, mengatasi haid yang tidak teratur, radang tenggorokan, dan sinusitis.
Jika dibagi secara spesifik, bagian batang sambung nyawa berkhasiat untuk menurunkan demem, penyembuhan penyakit ginjal, disentri, infeksi kerongkongan, menghentikan pendarahan, mengatasi masalah haid, dan gigitan binatang berbisa. Sementara itu, umbinya dapat menghilangkan bekuan darah, pembengkakan, patah tulang, dan perdarahan setelah melahirkan.

15. Sidaguri
Sidaguri (Sida rhombifolia L) tersebar di daerah tropis dari dataran rendah sampai ketinggian 1.450 m dpl. Dapat tumbuh secara liar di tepi jalan, halaman berumput, hutan, lading, dan tempat dengan sinar matahari penuh atau sedikit terlindung. Sidaguri merupakan tanaman perdu dengan tinggi dapat mencapai 2 m. percabangan kecil dan berambut rapat. Daunnya tunggal, bergerigigi, ujung runcing, pertulangan menyirip, bagian abawah berwarna abu-abu dengan rambut pendek. Bunganya berupa bunga tunggal, berwarna kuning cerah yang keluar dari ketika daun. Biasanya bunga akan mekar sekitar pukul 12 siang dan layu setelah tiga jam kemudian. Bagian sidaguri yang dapat digunakan sebagai herbal adalah seluruh bagian tanaman.

Khasiat Sidaguri
Mengobati kencing batu dan wasir berdarah
Mengatasi radang usus
Mengatasi diabetes
Mengobati sakit kuning
Mengobati radang amandel dan TBC kelenjar
Mengatasi influenza dan demam
Mengobati penyakit malaria

Kandungan Senyawa Aktif pada Sidaguri
Daun tanaman sidaguri mengandung alkaloid, kalsium oksalat, tannin, saponin, fenol, asam amino, minyak atsiri, dan zat phlegmatic. Di bagian batang terdapat kalsium oksalat dan tannin. Sementara akarnya mengandung alkaloid, steroid, dan sfedrine.

Khasiat dan Manfaat Sidaguri
Secara umum, sidaguri memiliki rasa yang manis, pedas, dan bersifat sejuk. Beberapa riset mengenai khasiat tanaman sidaguri menunjukkan bahwa sidaguri memiliki aktivitas hipourisemia, anti-inflamasi, dan hepatoprotekor. Selain itu, ekstrak sidaguri menunjukkan aktivitas sebagai antioksidan, antibakteri, antitumor dan anti-HIV. Bagian akar digunakan untuk mengatasi influenza, sesak napas, disentri, sakit kuning rematik, sakit gigi, sariawan, terkena bisa hewan, menambah nafsu makan, sembelit, terlambat haid, dan bisul. Bagian bunganya digunakan untuk obat luar, mislanya untuk gigitan serangga.

16. Tapak Dara
Tapak dara atau ilmiah disebut Catharantus roseus merupakan salah satu jenis tanamn hias. Tanaman ini dapat tumbuh baik di dataran rendah hingga ketinggian 800 m dpl. Tapak dara menyukai tempat yang terbuka, tetapi dapat juga tumbuh di tempat yang agak terlindung (naungan). Tanman perdu ini akan tumbuh baik pada lingkungan bersuhu 13-270C dan kelembapan 50-80%. Kebutuhan air untuk pertumbuhannya sekitar 1.900-2.500 mm/tahun.

Tapak dara tumbuh tegak dan dapat mencapai ketinggian hingga 100 cm. batangnya berbentuk bulat kecil, berkayu, beruas, dan bercabang. Daunnya berupa daun tunggal, berwarna hijau, berbentuk bulat telur, tersusun menyirip berselingan, dan memiliki tangkai daun yang sangat pendek. Panjang daunnya sekitar 2-6 cm dan lebar 1-3 cm. di bagian batang dan daun terdapat leteks berwarna putih. Bunga tumbuh secara aksial (muncul dari ketiak daun), kelopak bunga kecil, dan berbentuk paku. Mahkota bunga seperti terompet dengan ujung yang melebar.

Warna bunga beranekaragam, tergantung kultivarmnya (ada putih, biru, merah jambu atau ungu). Buah tapak dara berbentuk silinder, ujungnya lancip, berambut, dan memiliki banyak biji. Tanaman tapak dara juga memiliki rumah biji yang berbentuk silinder, menggantung pada bagian batang. Bagiana atanaman yang digunakan sebagai herbal adalah daun, bunga, batang, dan akarnya.

Kandungan Senyawa Kimia pada Tapak Dara
Tanaman tapak dara mengandung beberapa senyawa kimia di antaranya vincristine, vinblastine, reserpine, ajmalaicine, dan serpentine. Kandungan senyawa lainnya adalah catharanthine, leurosine, norharman, lochnerine, tetrahydroalstonine, vindoline, akuammine, vincamine, vinleurosin, dan vinrosidin.

Khasiat dan Manfaat Tapak Dara
Kandungan vinblastine dan vincritine yang terdapat pada tapak dara berguna sebagai antikanker. Zat vindolin yang terkandung juga berfungsi mengatur kadar gula darah dan menurunkan tekanan darah. Selain itu, tapak dara juga dapat digunakan sebagai obat penenang, peluruh kencing, menghentikan perdarahan, dan menetralkan racun.

Khasiat Tapak Dara :
Mengatasi diabetes
Mengatasi leukemia
Mengatasi demam
Mengatasi hipertensi
Mengatasi asma dan bronchitis
Mengobati radang perut san disentri
Mengatasi gondongan dan bengkak
Mengatasi luka bakar

17. Mahkota Dewa
Tanaman mahkota dewa (phaleria marcocarpa) merupakan tanamn asli Indonesia yang bersal dari Papua. Tanaman ini dapat tumbuh di dataran rendah hingga dataran tinggi dengan ketinggian 10-1.200 m dpl dan sering di tanam sebagai tanaman peneduh. Ukurannya tidak terllau besar dengan tinggi mencapai 3 meter. Buah mahkota dewa berwarna merah menyala yang tumbuh dari batang utama hingga ke ranting.

Daun tanaman mahkota dewa bertipe tunggal dan letaknya pada ranting saling berhadapan. Daun ini bertangkai pendek dengan bentuk yang cenderung lanset atau menjoorng. Pada ujung dan pangkal daun terlihat runcing dengan tepian daun yang rata dan pertulangan menyirip. Permukaan daun cenderung licin dengan warna hijau tua. Bagian tanamn yang digunakan sebagai herbal adalah buahnya. Penggunaannyabuah harus dikeringkan terlebih dahulu dan saat proses pengiringan, diusahakan tidak me;lukai atau merusak biji nya karena bijinya berbahaya.

Kandungan Senyawa Kima pada Mahkota Dewa

Saponin, alkaloid, polifenol, dan flavonoid
Khasiat dan Manfaat
Seorang peneliti dari puslitbang perkebunan menyatakan bahwa mahkota dewa memiliki banyak kandungan yang baik bagi kesehatan. Alkaloid yang terkandung bersifat detoksifikasi atau dapat mengurangi kadar racun di dalam tubuh. Flavoniid dapat melancarakan perdaran darah ke seluruh tubuh, mencegah penyumbatan pembuluh darah., mengurangi kolesterol, dan mengurangi penimbunan lemak pada pembuluh darah. Polifenol berfungsi senagai anti-alergi. Saponin bermanfaat sebagai antibakteri dan antivirus, meningkatkan kekebalan dan vitalitas tubuh, mengurangi kadar gula darah, serta mengurangi penggumpalan darah.

Khasiat Mahkota Dewa
Mengobati kanker
Sebagai antitumor, antidisentri, anti-insekta
Mengobati rematik dan adam urat
Mengobati tekanan darah tinggi
Mengobnati diabetes mellitus
Sebagai hepatotoksik

17.Kunyit
Kunyit atau kunir (curcuma longa linn), merupakan salah satu tanaman rempah dan obat asli dari wilayah Asia Tenggara. Selain sebagai tanaman obat, kunyit dikenal hamper setiap orang sebagai bumbu masak atau pewarna dalam makanan. Kunyit mudah diperbanyak, hanya dengan stek rimpang yang memiliki umur cukup. Kunyit tumbuh dengan baik di tanah yang tata pengairannya baik dengan curah hujan 2.000-4.000 mm setiap tahun dan di tempat yang sedikit terlindung. Rimpang kunyit berwarna kuning sampai kuning jingga. Bagian yang digunakan sebagai herbal adalah rimpang.

Kandungan Senyawa Kimia pada Kunyit
Minyak atsiri 3-5% (trdiri dari keton sesquiterpen, turmeron, simen, artumeron, zingiberen, felandren, sabinen, borneol dan sineil), kuekumin, desmetoksikumin isdesmetoksikurkumin, karbohidrat, lemak, pati, tannin, dammar, vitamin C, zat besi, fosfor akan kalsium.

Khasiat dan Manfaat dari Kunyit

Kunyit memberikan banyak manfaat, tidak hanya sebagai bumbu masakan. Menurut beberapa literature, kunyit berkhasiat untuk melancarkan aliran darah dan energy vital, peluruh kentut, peluruh haid, mempermudah persalinan, antibakteri, anti-inflamasi, dan memperlancar pengeluaran empedu ke usus. Selain itu, kunyit juga digunakan sebagai obat untuk menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida darah yang tinggi, demam, pilek dan hidung tersembut, rematik, diare, nyeri dada, hepatitis, serta berbagai penyakit radang.

Khasiat Kunyit
Sebagai antibakteri dan anti-inflamasi
Mengatasi diabetes
Melancarkan aliran darah
Bersifat karminatif dan astrigen
Mengobati rematik
Mengatasi kolesterol

Demikian Pembahasan 17 Herbal Obat Kencing Manis Tradisional yang perlu Anda fahami khasiat dan kandungannya ,Sebelum Anda mengkomsusi ke 17 herbal diatas Ada baiknya mengetahui cara pengolahan agar kebersihan dan kehigienisan produk terjaga. Untuk lebih memudahkan Anda yang sangat sibuk menjalankan aktivitas sehari – hari kami merekomendasikan produk obat kencing manis tradisional dengan nama produk Tasly Bitter Melon Powder dengan kandungan Buah Pare yang di ektrak dan dikemas dengan menggunakan teknologi tinggi sehinga terjaga kualitas .

obat kencing manis bitter melon
ekstrak pare dalam produk Tasly Bitter melon ampuh atasi kelebihan gula darah pada penderita kencing manis

Untuk Lebih Lengkap Silahkan Baca Artikel Kami dengn Berjudul : Cara Mengobati Penyakit Diabetes Melalui Pil Ajaib

kualitas-produk-obat-kencing-manis-tradisional-Tasly-Bitter-melon-Prrduk
Kualitas Tasly Bitter Melon sebagai obat kencing manis tradisional tidak perlu diragukan lagi

Tasly bitter Melon Powder sudah mendapatkan berbagai piagam penghargaan dan Izin Badan POM sehingga ANda tidak perlu meragukan produk ini. Untuk mendapatkan Produk Tasly Bitter Melon Powder Silahkan menghubungi Admin kami di sini :

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *